Bila Siswa-siswi PAUD Berwisata ke KRI Tanjung Kambani-971

PAUD Kasih Ananda Tanjung Priok berwisata ke KRI Tanjung Kambani-971 di Kolinlamil. (Foto: Dispen Kolinlamil)
PAUD Kasih Ananda Tanjung Priok berwisata ke KRI Tanjung Kambani-971 di Kolinlamil. (Foto: Dispen Kolinlamil)

Jakarta, MAROBS ** Keberadaan unsur kapal perang Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), yang terdiri dari jenis Bantu Angkut Personel (BAP), Landing Ship Tank (LST), Bantu Umum (BU) dan Landing Platform Dock (LPD), bagai magnet penarik minat masyarakat umum maupun kalangan kependidikan.

Ada yang sekadar berwisata, ada pula yang menggelar kegiatan bersifat akademisi, seperti perkuliahan lapangan berhubungan dengan dunia kebaharian dan masalah keamanan serta penegakan hukum di laut.

Komando Utama (Kotama) yang mempunyai tugas pokok sebagai pembina tunggal angkutan laut militer sering kali diserbu ribuan siswa dari berbagai penjuru, baik dari kawasan Jabodetabek maupun dari luar Jabodetabek.

Kunjungan para siswa dari tingkat Play Group, Taman Kanak-kanak (TK), hingga perguruan tinggi tidak lain untuk melihat dari dekat, keberadaan kapal perang TNI AL di bawah pembinaan Kolinlamil. Biasanya, memasuki liburan sekolah, kunjungan semakin meningkat. Tercatat hingga Desember 2015, hampir 15 ribu siswa dari berbagai sekolah mengunjungi Kolinlamil.

Misalnya, pada Kamis (21/1/2016), anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kasih Ananda dari Tanjung Priok Jakarta Utara berwisata ke KRI Tanjung Kambani-971 yang sandar di Dermaga Kolinlamil.

“Kegiatan kunjungan ke kapal perang Kolinlamil dimaksudkan sekadar berwisata untuk mengisi liburan sekolah dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan menambah wawasan, mengenalkan dunia kebaharian sejak dini, serta melihat dari dekat kapal perang TNI AL dan kehidupan prajurit TNI AL sebagai pengawaknya,” ujar Kepala Dinas Penerangan Kolinlamil, Letkol Laut (KH) Bazisokhi Gea.

Pada umumnya, menurut Bazisokhi, para pengunjung senang, karena berkunjung ke kapal perang merupakan pengalaman baru. Sebelumnya, pengunjung belum pernah menaiki kapal perang, sementara saat berkunjung ke Kolinlamil, mereka dapat melihat lebih dekat persenjataan Kapal Republik Indonesia (KRI) dan kehidupan prajurit pengawaknya.

“Selain pengenalan secara garis besar fungsi asasi kapal perang sampai dengan tugas pokok TNI AL, para pengunjung juga diberi kesempatan untuk menonton film berisi rekaman kegiatan maupun profil yang berkaitan dengan kegiatan TNI AL dan kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan tugas-tugas TNI AL sebagai penegak kedaulatan dan hukum di perairan yurisdiksi nasional Indonesia,” papar Kadispen Kolinlamil.

Lebih lanjut, Kadispen berpandangan, semakin meningkatnya kunjungan anak-anak sekolah ke unsur-unsur kapal perang Kolinlamil yang bersandar di Tanjung Priok menandakan bahwa kapal perang merupakan tempat berwisata menarik, untuk mengisi liburan sekolah.

“Selain itu, sebagai sarana untuk mengenalkan dan menanamkan semangat bahari pada generasi muda,” ucapnya

Ia menambahkan, meningkatnya kunjungan ke kapal perang Kolinlamil seiring dengan kebijakan Panglima Kolinlamil, Laksda TNI Aan Kurnia, dalam upaya menumbuhkembangkan semangat kebaharian bagi anak-anak sekolah sejak dini.

“Pemimpin Kolinlamil sendiri telah membuka lebar-lebar dan memberi kesempatan kepada masyarakat umum, institusi pendidikan, maupun lembaga yang lainnya untuk mengunjungi kapal perang Kolinlamil, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Anda tertarik berwisata ke kapal perang?