Hari Dharma Samudera 2016, Kasal Tabur Bunga Bersama KRI dr. Soeharso-990

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi melakukan tabur bunga, memperingati Hari Dharma Samudera 2016. (Foto: Dispenarmatim)
Kasal Laksamana TNI Ade Supandi melakukan tabur bunga, memperingati Hari Dharma Samudera 2016. (Foto: Dispenarmatim)

Surabaya, MAROBS ** Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi melakukan tabur bunga di laut saat on board di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso-990, dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera 2016.

“Kasal berlayar di sekitar perairan Selat Madura, Markas Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Surabaya, hari ini, Jumat (15/1/2016),” ujar Kadispenarmatim, Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman.

Usai tabur bunga, Kasal memberikan tali asih kepada pelaku sejarah pertempuran Laut Aru beserta keluarga, di antaranya Sertu (Purn) Nyoman Toya (76 tahun), Sumaryah (76 tahun) Warakawuri dari Peltu Nyoman Tjang, Pelda (Purn) Andrian (78 tahun), Trisnawati (75 tahun) Warakawuri dari Peltu Suharmadji, Pelda (Purn) Soeparman (75 tahun), Sufiah (100 tahun) ibu kandung dari Kls Ngadi, S. Hamzah (74 tahun) Warakawuri dari Serka (Purn) M. Saleh.

Kasal juga memberikan piagam penghargaan dan penyerahan hadiah lomba kepada Letkol Laut (KH) Hadi Sutrisno sebagai Juara I Lomba Karya Tulis dengan Judul ‘Mewujudkan Profesionalisme Prajurit TNI AL menuju Indonesia sebagai Poros Maritim’.

Selanjutnya, Pelda Ang Fajar Setiawan sebagai Juara I Melukis dengan tema ‘Kemaritiman’, dan Serka Nav Joko Dwi sebagai Juara I Foto dengan judul ‘Taruna AAL Bersatu Menyiapkan Karet Bumper atau Dampra untuk Kebutuhan Kapal Sandar di Dermaga’.

Pemenang lomba monografi/karya tulis, lomba foto, dan lomba lukis yang diikuti, baik dari militer, PNS TNI AL, dan masyarakat umum mendapat hadiah sebesar Rp5 juta (Juara I), Rp3 juta (Juara II), dan Rp2 juta (Juara III).

Saat upacara, ditampilkan pameran foto dan lukisan para peserta yang mengikuti lomba foto dan lomba lukis tersebut.

Pertempuran Laut Legendaris

Hari Dharma Samudera jatuh setiap 15 Januari untuk memperingati peristiwa heroik yang terjadi di Laut Aru pada 15 Januari 1962.

Ketika itu, terjadi pertempuran laut melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut, yakni Kapal Perang RI Macan Tutul, RI Harimau, dan RI Macan Kumbang, menghadapi kapal perang Kerajaan Belanda yang lebih modern dan canggih.

Komodor Yos Sudarso yang saat itu menjabat sebagai Deputi Kasal, on board di atas RI Macan Tutul sebagai Senior Officer Present Afloat (Sopa) bersama awak kapal perang RI Macan Tutul untuk melakukan misi Operasi Dwikora Pembebasan Irian Barat.

Pada peristiwa tersebut, beliau akhirnya gugur sebagai kusuma bangsa.