Operasikan 8 Unit Ship To Shore Crane, Bongkar Muat Pelabuhan Banjarmasin Kini 35 Boks Per Jam

Peresmian 8 Unit Ship To Shore Crane Pelabuhan Banjarmasin. (Foto: Humas Pelindo III)
Peresmian 8 Unit Ship To Shore Crane Pelabuhan Banjarmasin. (Foto: Humas Pelindo III)

Banjarmasin, MAROBS ** Kini, proses bongkar muat Pelabuhan Trisakti Banjarmasin lebih cepat, dari yang semula 25 boks per jam menjadi 35 per jam. Pasalnya, 8 unit Ship To Shore Crane dioperasionalkan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III di Dermaga Terminal Peti Kemas Banjarmasin Kalimantan Selatan, per Selasa (16/2/2016).

“Proses bongkar muat lebih efisien dan diharapkan mampu menekan ongkos logistik, dapat memperlancar arus logistik nasional, serta mendongkrak perekonomian Kalimantan Selatan yang sempat turun karena lesunya permintaan batubara,” ujar GM Pelabuhan Banjarmasin, Hengki Jajang Herasmana.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengatakan, potensi peti kemas Banjarmasin cukup bagus, karena Pelabuhan Banjarmasin merupakan pelabuhan terbesar di Kalimantan Selatan.

“Saya ingin memaksimalkan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan berharap Kota Banjarmasin ke depannya bisa lebih bersinar lagi,” ucapnya.

Acara peresmian operasional crane yang diberi nama CC 05, 06, 07, dan 08 tersebut dihadiri beberapa tamu instansi pemerintahan, unsur maritim, asosiasi, perusahaan pelayaran, serta mitra kerja di wilayah Pelabuhan Banjarmasin.

Peresmian ditandai  secara simbolis dengan penekanan tombol sirene oleh Hengki Jajang Herasmana bersama Ibnu Sina serta perwakilan dari Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin Kabid Kesyahbandaran Capt. Medy Yusuf Takaya.

Asisten Manager Hukum Humas Pelindo III Banjarmasin, Arief Yarmanto, menuturkan, Pelindo III telah bersinergi dengan pihak-pihak terkait di Banjarmasin dalam mendatangkan alat bongkar muat tersebut.

“Terima kasih kepada para pihak yang turut membantu seperti KSOP Banjarmasin dan stakeholder lainnya, mulai dari saat kedatangan hingga crane telah siap beroperasi sepenuhnya,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan doa dan tasyakuran bersama seluruh karyawan Pelindo III di halaman kantor Pelindo III Cabang Banjarmasin, dengan harapan selalu diberikan keselamatan dalam melakukan aktivitas operasional sehari-hari di Pelabuhan Banjarmasin.

Terbesar dan Tersibuk di Kalimantan

Pelabuhan Trisakti Banjarmasin merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk di Kalimantan. Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu gerbang arus keluar masuk barang ekspor-impor maupun barang antar-pulau dan negara.

Pelabuhan Kelas IA dalam lingkungan Pelindo II tersebut berada pada urutan kedua, setelah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Fasilitas Pelabuhan Trisakti melayani arus keluar masuk barang, baik barang curah, konvensional, maupun kontainer. Ada dua terminal pelayanan peti kemas ekspor-impor di Pelabuhan Trisakti, yakni Terminal Penumpang Bandarmasih serta Terminal Peti Kemas Banjarmasin yang termasuk 10 besar di Indonesia.