Kongres Nasional VI IMTSI Seminarkan Empat Tahun Poros Maritim Dunia

Kongres Nasional VI IMTSI akan merekomendasikan banyak hal penting seputar evaluasi empat tahun Poros Maritim Dunia. (IMTSI)

SEKRETARIAT IMTSI, Jakarta — Kongres Nasional VI Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (IMTSI) berencana membahas perjalanan empat tahun Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Beberapa narasumber kompeten dihadirkan untuk memberi materi penunjang pada forum tertinggi IMTSI yang akan digelar pada 19-27 November 2018 di Jakarta dan Banten tersebut.

Setelah Pembukaan, pada Senin (19/11/2018), di Institut Teknologi Indonesia (ITI) Serpong, Seminar Nasional I dibuka, mengangkat tema ‘Perwujudan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia’ dengan pembicara Kolonel Laut (P) Salim (Dansatrol Lantamal III Jakarta), Elvyn G. Masassya (Direktur utama PT Pelindo II), dan Zulfikar Mochtar (Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP).

“Hal ini merupakan komitmen IMTSI untuk mengawal gagasan pemerintah dalam mengembalikan jatidiri Bangsa Indonesia sebagai Bangsa Maritim,” ujar Ketua Umum IMTSI, Syahril Sidiq, hari ini, Sabtu (17/11/2018).

Agenda pada hari kedua, Selasa (20/11/2018), adalah pelatihan Sistem Belajar Intensif Mandiri (SIBIMA), dengan instruktur dari Dirjen Bina Konstruksi, dilanjutkan pelatihan membuat bill of quantity dengan instruktur dari Ikatan Quantity Surveyor Indonesia (IQSI).

“Pelatihan ini kami lakukan dengan tujuan meningkatkan skill mahasiswa teknik sipil untuk lebih siap dalam menghadapi persaingan dalam dunia profesional. Apalagi sekarang kita menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN,” terang Syahril.

Memasuki hari ketiga, Rabu (21/11/2018), dilakukan kunjungan ilmiah ke Perpustakaan Nasional dan Pelabuhan Kalibaru Tanjung Priok sebagai penambah wawasan keilmuan serta penyesuaian ilmu yang dipelajari dalam kelas perkuliahan dengan kondisi lapangan.

Pada hari keempat, Kamis (22/11/2018), seminar nasional kedua digelar, mengangkat tema ‘Pengembangan SDM yang Kuat untuk Mendukung Infrastruktur Nasional’ menghadirkan Syarif Burhanuddin (Direktur Jenderal Bina Konstruksi), Ruslan Rivai (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional), dan Achmad Hermanto Dardak (Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia).

Jumat (23/11/2018), seminar bertema ‘Peran IMTSI dalam Mendukung Pembangunan Infrastrukur Nasional terhadap Bencana Alam’ digelar menghadirkan Danis Hidayat Sumadilaga (Direktur Jenderal Cipta Karya), Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Natio Jiwa Kesatria (Dosen Universitas Jakarta).

“Kami mengangkat tema ini sebagai bentuk perhatian kami sebagai mahasiswa teknik sipil terhadap bencana alam. Karena, dampak dari bencana alam sangat erat dengan kerusakan infrastruktur,” tutur Syahril.

Selanjutnya, pada Sabtu-Senin (24-26/11/2018), dilaksanakan Kongres Nasional VI. Penutupan akan dihadiri Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diani.

Bersamaan dengan Kongres IMTSI VI, ada pula Pekan Ilmiah Nasional (PIM) mahasiswa teknik sipil se-Indonesia di Institut Teknologi Indonesia, Universitas Bung Karno, dan Universitas Jakarta. Kongres IMTSI kali ini mengangkat tema ‘Memantapkan Peran Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (IMTSI) dalam Pembangunan Nasional’.