Langkah Lanjutan Survei Hidro-Oseanografi di Danau Toba

Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro, saat meninjau survei hidros di Danau Toba, Sumatera Utara. Minggu (25/11/2018).(Pushidrosal)

Danau Toba — Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi  TNI Angkatan laut (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro melakukan  inspeksi Survei Hidro-Oseanografi di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, Minggu (25/11/2018).

Inspeksi bertujuan untuk meninjau secara langsung perkembangan pelaksanaan survei yang dilaksanakan tim Pushidrosal di Danau Toba, yang meliputi area, waktu, maupun metode survei yang dilaksanakan. Harapannya sesuai dengan perencanaan awal, sehingga data yang dihasilkan akurat, mutakhir dan terpercaya.

Didampingi oleh Diropssurta Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Drs. Haris Djoko Nugroho M.Si, dan Sahli Jemen Pushidrosal Kolonel Laut (P) Yudi Kuncoro.

Kapushidrosal meninjau langsung ke lokasi pelaksanaan survei, dan memberikan  apresiasi  atas kinerja seluruh tim survei yang dipimpin Dantim Survei Letkol Laut (P) Tri Ariyah Hari S dalam rangka mendukung Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-Oseanografi di perairan Danau Toba.

Survei di Danau Toba dilaksanakan  berdasarkan mandat dari IHO yaitu S-4 tentang Spesification for International Charts dan Sp – 44 IHO  tentang standard for Hydrographic Survey serta sesuai Permenhub No. PM 52 /2012 tentang Alur Pelayaran Sungai dan Danau.

“Survei di danau Toba dilaksanakan dengan pengumpulan data batimetri untuk memetakan perairan Danau Toba, untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan navigasi  kapal-kapal yang melaksanakan pelayaran”   kata Kapushidrosal.

Data  hasil  operasi survei dan pemetaan Pushidrosal diharapkan mampu memberikan informasi  dalam rangka mengakselerasi pembangunan sektor pariwisata, khususnya Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional.

“Untuk Pemkab yang ada di perairan Danau Toba data penelitian sumberdaya perairan dan peta khusus yang dibuat oleh Pushidrosal akan dapat membantu pengembangan sektor pariwisata juga berguna bagi pelaku industri, masyarakat serta stakeholder lainnya” jelas Harjo Susmoro.