Bimibingan Teknis Simak BMN oleh Kolinlamil

Bimbingan teknis Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (dikenal dengan simak BMN) oleh Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) (Foto: Dispen Kolinlamil)

Jakarta- Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) melaksanakan bimbingan teknis Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (dikenal dengan simak BMN) dari Staf Logistik Mabes TNI AL di gedung Laut Sulu, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (15/08/2019).

Simak BMN merupakan bagian dari rangkaian fungsi laporan, pengendalian dan sebagai tahapan penting dalam upaya mendukung suksesnya program akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan TNI AL khususnya Kolinlamil.

Saat sambutan kepada tim bimbingan teknis, Kadismatbek Kolinlamil menyampaikan arahan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Heru Kusmanto, untuk mengingatkan kepada seluruh peserta agar serius memahami beban tugas serta tanggung jawab yang diemban terkait Simak BMN.

“Diharapkan setelah bimbingan teknis ini dapat memberikan atensinya seoptimal mungkin, dengan memahami secara detail tentang materi yang disampaikan oleh Tim bimbingan simak BMN Mabes TNI AL,” jelasya.

Bertindak sebagai penyampai materi dalam Bimtek kali ini Kolonel Laut (T) Agus Santoso, dari Paban V BMN Staf Logistik Mabes TNI AL yang didampingi Kepala Dinas Material dan pembekalan (Kadismatbek Kolinlamil) Kolonel Laut (T) Mochamad Taufiq Hidayat.

Peserta yang mengikuti sosialisasi adalah para personil militer dan PNS di jajaran Kolinlamil yang mengawaki Simak BMN.

Bimtek Simak BMN

Fungsi Simak BMN dalam suatu organisasi yang maju dan modern, merupakan sebuah proses dan mekanisme yang harus dilaksanakan, karena menjadi bagian integral dari sebuah sistem manajemen.

Simak BMN memiliki peran yang sangat penting dan menentukan bagi kelangsungan serta keberhasilan suatu organisasi. Maka, karenanya mekanisme yang efektif, akuntabel dan transparan harus diterapkan.

Hal ini untuk menghindari terjadinya penyimpangan dan sebagai upaya efisiensi dalam penggunaan anggaran, waktu, tenaga, sarana dan sumber daya lainnya dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.