Menko Luhut Pandjaitan Ajak Masyarakat Hadapi Tantangan Global

Menko Luhut Pandjaitan saat memberi keterangan kepada awak media terkait dengan kesejahteraan masyarakat bulan lalu. (Foto: maritim.go.id)

Solo- Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam keterangannya bulan lalu, Menko Luhut Pandjaitan mengatakan telah banyak capaian pemerintah dalam hal ini.

“Dalam lima tahun ini (perkembangannya) sangat baik, misalnya di Solo, coba saja dari Semarang bisa 45 hingga 60 menit naik mobil ke Solo,” katanya, Minggu (28/7/2019).

Tetapi, katanya terdapat hal yang patut dicermati terkait dampak global ekonomi yang kurang baik saat ini. Menko Luhut menjelaskan walau begitu ekonomi Indonesia masih dapat bertumbuh.

“Memang sedikit, tapi itu satu hal yang banyak diapresiasi oleh dunia. Beberapa waktu lalu saat saya mendampingi Presiden ke Osaka dan beberapa tempat-tempat lain terakhir ini. Pemimpin dunia menyampaikan apresiasi mereka terhadap bagaimana menghadapi masalah global ini,” jelas Menko Luhut.

Karena itulah menurutnya, sosok Presiden Joko Widodo dapat dijadikan sebagai teladan bagi rakyat Indonesia.

“Presiden yang memberikan contoh yang bagus. Baik keluarganya maupun beliau sendiri, sehingga kita pun bisa bekerja dengan penuh ketenangan,” tuturnya.

Tantangan Global

Presiden Joko Widodo meminta negara-negara di kawasan Asia Tenggara terus bersatu dalam menghadapi tantangan global. Jokowi berharap ASEAN terus berperan untuk menjadi jembatan dialog dan kerja sama dengan negara kawasan lain.

“Untuk terus dapat memainkan peran sentral ke depan, satu kunci utama yang harus dilakukan ASEAN adalah persatuan. ASEAN harus bersatu. Persatuan inilah yang mampu membuat ASEAN bertahan selama 52 tahun ini,” kata Jokowi saat memberikan sambutan di Nusantara Hall, Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (8/8).

Jokowi mengatakan tantangan ke depan ASEAN sangat besar. Terlebih, ASEAN juga sangat majemuk, baik dari sisi ekonomi, sistem politik, agama dan etnis di dalam masing-masing negara anggota. Namun, kata Jokowi, dari waktu ke waktu persatuan ASEAN semakin kokoh.

“Kekokohan persatuan ASEAN ini lah yang akan membuat ASEAN dapat mempertahankan sentralitasnya,” katanya.