Navy To Navy Talks antara TNI Angkatan Laut dan Indian Navy

Kunjungan kerja Kapushidrosal, Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro ke NHO India. Tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk sharing informasi pentingnya hidrografi dalam kegiatan perekonomian dan mendorong masing-masing kantor hidrografi dalam meningkatkan pengelolaan data hidrografi. (Foto: Pushidrosal)

Jakarta- Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal), Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, menyampaikan bahwa perairan Indonesia dan India merupakan lalu lintas pelayaran yang padat sebagai salah satu jalur utama Sea Line Of Communication (SLOC). Sehingga, hubungan baik antara kedua kantor Hidrografi yang sudah terjalin selama ini perlu ditingkatkan.

Hal ini disampaikan beliau dalam kunjungan kerja ke Indian National Hydrographic Office (NHO) di Dehradun, India pada 1-2 Agustus 2019 lalu.

“Tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk sharing informasi pentingnya hidrografi dalam kegiatan perekonomian dan mendorong masing-masing kantor hidrografi dalam meningkatkan pengelolaan data hidrografi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kemampuan personel pushidrosal dalam mengelola dan menyajikan data hidrografi kedalam peta laut dan ENC sesuai aturan standar International Hydrographic Office (IHO),” jelas Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro.

Menurutnya, kerjasama yang bisa dijalin yakni dalam bidang peningkatan sumber daya manusia dalam memproduksi peta laut dan Electronic Navigational Chart (ENC). Kerjasama ini berguna untuk menjamin keselamatan navigasi pelayaran. Kerja sama tersebut dapat dikemas dalam kerangka mekanisme Navy To Navy Talks antara TNI Angkatan Laut dan Indian Navy.

Dalam kunjungan kerja Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro kali ini, merupakan kunjungan balasan Indian Chief Hydrographer ke Pushidrosal yang telah dilaksanakan pada bulan maret 2018 dalam mekanisme Navy To Navy Talks (NTNT) antara TNI Angkatan Laut dan Indian Navy.

Dalam kunjungan kerja ke NHO tersebut, Kapushidrosal didampingi oleh Kepala Dinas Nautika (Kadisnautika) Kolonel Laut (P) Dyan Primana Sobarudin ini, diterima oleh Vice Admiral Vinay Bandhwar dan beberapa pejabat utama NHO.

Vice Admiral Vinay Bandhwar menyambut baik kedatangan Kapushidrosal beserta tim dan memberikan penjelasan bagaimana NHO mengolah data hidrografi yang diperoleh secara sistematis sehingga menghasilkan produk peta laut dan ENC yang selalu terjaga kemutakhirannya menggunakan system yang sama dengan yang dilakukan di pushidrosal yaitu menggunakan Hydrographic Production Database (HPD).

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan mempererat kerja sama hidrografi di kawasan regional untuk memberikan jaminan keselamatan navigasi bagi pengguna laut melalui peningkatan kemampuan personil di bidang hidrografi kedua kantor hidrografi.

Kerja Sama Hidrografi

Sebagai langkah memperkuat kerjasama bidang hidrografi di kawasan Samudera Hindia, Indonesia turut mengirimkan delegasinya menghadiri konferensi regional Samudera Hindia bagian Utara, 19th North Indian Ocean Hydrographic Commission Conference (NIOHC) di Muscat Oman, Selasa (26/3).

Sebagai bagian dari konferensi tersebut, Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, menyampaikan bahwa konferensi yang memasuki penyelenggaraan ke-19 kalinya ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas data sebagai bagian dari upaya mendukung keselamatan pelayaran di wilayah regional serta tercapainya global nautical charting yang merupakan mandate dari International Hydrographic Organization (IHO).

Ada yang menarik dalam konferensi kali ini, yaitu pada penyelenggaraan yang ke-19 kalinya, dihadiri juga oleh jumlah negara yang identik, 19 negara, yaitu Bangladesh, Mesir, India, Indonesia, Myanmar, Pakistan, Saudi Arabia, Srilanka, Thailand, dan Inggris sebagai Full Members. Lalu ada Australia, Prancis, Oman, Mauritius, Seychelles, dan Amerika Serikat sebagai Associate Members, serta Russia, Somalia, dan Yaman sebagai negara observer.

Lebih dari itu, Kapushidrosal juga menyatakan bahwa konferensi ini juga merupakan upaya meningkatkan kemampuan tidak hanya kemampuan teknis hidrografi dan kartografi bagi segenap peserta yang hadir, namun juga menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dan evaluasi kegiatan kantor hidrografi di wilayah regional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *