Kolinlamil Siagakan Tim Satgas Banjir

Tim satgas banjir Kolinlamil saat membantu evakuasi warga (Foto: Dispen kolinlamil)

Jakarta — Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) Banjir Jakarta. Satgas ini bertujuan untuk melaksanakan evakuasi korban banjir yang didukung personel, perahu karet, mobil ambulans, dan peralatan pendukung lainnya yang disiagakan di Satgas Posko Banjir Kolinlamil di Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sebagai langkah kesigapan antisipasi dampak Banjir, Tim Satgas Banjir Kolinlamil, pada Kamis, (02/01/2019), mendapat laporan dari warga di daerah Tanjung Priok, Marunda dan sekitarnya bahwa genangan air mulai naik, dengan cepat tim langsung bersiaga di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara.

Dipimpin Lettu Laut (T) Mukhtar Fajri bersama 40 orang anggotanya, bersiap ke lokasi banjir dengan membawa material truck, sekoci karet, motor tempel, dan dayung.

Air yang menggenang di beberapa wilayah ibukota karena curah hujan tinggi, membutuhkan aksi cepat seperti yang dilakukan tim Satgas Banjir Kolinlamil yang segera mengirimkan bantuan logistik ke RSAL Minthoharjo bendungan hilir Tanah Abang Jakarta Pusat, yang tergenang banjir sejak dini hari. Selain itu Satgas Banjir Kolinlamil yang terbagi 3 tim juga mengirimkan bantuan ke masyarakat di daerah Tanjung Priok dan Marunda.

Tim Satgas Banjir

Panglima Kolinlamil, Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M, mengatakan bahwa, keberadaan Tim Satgas Banjir Kolinlamil ini sebagai antisipasi menghadapi situasi dan kondisi Jakarta terhadap banjir yang siap datang pada musim penghujan ini, khususnya di wilayah Jakarta Utara.

“Kami siap membantu pemerintah, jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam evakuasi korban banjir di wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Komandan Denmako Kolinlamil, Kolonel Laut (P) Dian Purnomo Sidi, mengatakan, Tim Satgas Banjir Kolinlamil melibatkan 40 anggota Kolinlamil yang terdiri dari personel yang ditunjuk dari staf, tim kesehatan, dan tim angkutan. Semua personel telah terlatih dalam menangani evakuasi korban banjir, kesiapan perahu karet, serta kesiapan kendaraan angkutan untuk evakuasi korban banjir.